kunjungan kerja dan rapat koordinasi dengan pengurus Koperasi Desa Merah Putih serta kepala desa di Kec. Pasirjambu
10 November 2025 |
Administrator
Sampurasun Wargi Pasirjambu
6 Oktober 2025, Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan kunjungan kerja dan rapat koordinasi dengan pengurus Koperasi Desa Merah Putih serta kepala desa di Kec. Pasirjambu untuk memperkuat pelaksanaan program KDMP yang diluncurkan Presiden RI pada 21 Juli 2025 sebagai upaya percepatan pembangunan ekonomi desa secara inklusif.
Ia mengapresiasi capaian di Kec. Rancabali, di mana 80% dari lima koperasi telah aktif beroperasi. Di Ciwidey, 86% dari tujuh KDMP telah memiliki satu kegiatan usaha, sementara 14% sisanya masih dalam proses. Di Pasirjambu, seluruh KDMP dinilai belum maksimal sehingga ia mendorong para kepala desa, ketua koperasi, ketua BPD, dan BUMDes menggelar rapat tingkat RT untuk memahami kondisi faktual warga sebagai dasar pengembangan usaha yang lebih tepat sasaran. Secara keseluruhan, 44% atau 122 dari 280 KDMP di Kab. Bandung telah memiliki gerai usaha sebagai kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi lokal.
Dalam rapat, bupati berdiskusi dengan para kepala desa mengenai rencana bisnis yang berjalan, perjanjian kerja sama KDMP dengan program MBG, serta target omset yang ingin dicapai. Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan BUMDes sebagai mitra strategis dalam aktivitas ekonomi desa.
Sejalan dengan visi ekonomi inklusif, ia menyebut 20 kebutuhan utama untuk mendukung MBG, salah satunya pisang yang memerlukan lahan 350 hektar dengan target penanaman 1,8 juta pohon di seluruh kabupaten. Alternatif lain seperti strawberry dan ternak ikan juga dapat dikembangkan sesuai karakter wilayah.
“Saya optimistis kesejahteraan masyarakat akan meningkat melalui kekompakan dan kerja keras bersama. Hasilnya telah terlihat dari inflasi yang terkendali, dengan Kabupaten Bandung masuk 10 besar nasional dan peringkat pertama di Jawa Barat. Surplus kebutuhan pokok seperti beras juga menjadi indikator keberhasilan ekonomi daerah.” ujar Bupati.
Terakhir, ia mengingatkan bahwa keberhasilan KDMP dapat membuka peluang peningkatan dana desa serta menekan praktik rentenir ilegal dan pinjaman online yang merugikan masyarakat.
KABUPATEN BANDUNG!!!
BEDAS!! BEDAS!! BEDAS!! LEBIH BEDAS!